Rabu, 28 Februari 2018

Bukti ini Menunjukkan Wanita itu Cenderung Lebih Bersih dari Pria


Terlepas dari jenis kelamin seseorang, baik wanita maupun pria, sensitivitas perasaan jijik pada setiap orang itu berbeda. Semakin tinggi perasaan jijik, kemungkinan besar semakin bersih lingkungan sekitar tempat Anda berada. Bila Anda sadar akan pentingnya kesehatan, Anda akan lebih menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar supaya terhindar dari berbagai penyakit.

Sebenarnya pria atau wanita yang lebih bersih?

Dilansir dari Psychology Today seperti ditulis hellosehat, ada beberapa alasan mengapa wanita lebih bersih dibanding pria. Pertama, banyak wanita cenderung tidak mau bekerja di tempat-tempat yang kotor, misalnya bekerja di pengolahan limbah atau bengkel. Beberapa wanita enggan terkontaminasi dengan kotoran, serangga, atau melakukan pekerjaan yang lebih rentan menyebabkan luka pada tubuhnya dibanding beberapa pria.

Wanita juga lebih mudah merasa mual terhadap sesuatu yang tidak disukainya, contohnya saat hamil. Mual ketika hamil merupakan salah satu gejala morning sickness sebagai cara untuk melindungi diri dan janin dari patogen (bibit penyakit).

Kemudian, setelah menjadi seorang ibu, biasanya wanita akan lebih memperhatikan kebersihan anak dibanding sang ayah. Ibu bertugas menyiapkan makanan, yang bisa menjadi media perpindahan patogen dari ibu ke anak. Selain itu, ibu juga lebih memiliki banyak waktu untuk berinteraksi dengan anak-anak dibanding sang ayah. Inilah mengapa wanita akhirnya lebih memperhatikan kebersihan diri dan juga lingkungan dibanding pria yang mendapat cap lebih jorok.

Belum lagi masyarakat lebih menekankan pentingnya kebersihan pada perempuan, bahkan sejak mereka masih kanak-kanak. Ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan biologi atau fisiologi tubuh perempuan. Melainkan lebih kepada norma sosial. Padahal, secara fisiologis tentu kebersihan sama pentingnya bagi laki-laki dan perempuan.
 
 
 
h dan sayur adalah sumber nutrisi yang baik dan penting bagi tubuh. Namun banyak dari kita yang hanya mengambil bagian daging buahnya saja untuk dimakan. Begitu pun dengan sayur. Padahal bagian batang, akar, biji, atau kulitnya bisa kita konsumsi dan ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah daftar bagian buah dan sayur yang ternyata baik untuk kesehatan. 1. Kulit apel Saat Anda masih kecil, orangtua kita mungkin terbiasa menyajikan buah apel yang sudah dibersihkan kulitnya sebagai camilan. Ini dilakukan karena kulitnya sering kali agak keras dan sulit hancur ketika dikunyah. Namun, kita perlu tahu bahwa kulit apel mengandung quercetin, yaitu antioksidan yang menjaga kesehatan paru-paru dan otak. Selain itu, apel yang dimakan bersamaan dengan kulitnya mengandung lebih banyak serat dan vitamin dibanding hanya memakan apel yang sudah dibersihkan kulitnya. Bila tidak menyukai teksturnya yang keras, kamu bisa menikmati buah apel sekaligus dengan kulitnya dengan cara dibuat jus. Ini akan lebih mudah disantap dan rasanya tentu tetap nikmat. Namun, pastikan buahnya sudah dicuci bersih. 2. Kulit buah sitrus Ada banyak jenis buah sitrus, seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan masih banyak lagi. Sering kali kita membuang bagian kulit itu karena dianggap tidak layak untuk dimakan. Namun, dilansir dari Hufftington Post, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004 menunjukkan bahwa kulit buah sitrus lebih ampuh menurunkan kolesterol dibanding dengan beberapa obat yang diresepkan oleh dokter. Senyawa flavon polmoksilasi berguna untuk mencegah penyakit jantung dan peradangan di tubuh. Rasanya memang pahit bila kita memakannya langsung, jadi kita bisa mengolahnya terlebih dahulu. Caranya, rendam bagian kulit jeruk di dalam air, potong sesuai keinginan, dan campurkan pada menu masakan yang akan kita buat. 3. Daun buah bit Mungkin hanya sedikit orang yang tahu tentang buah bit. Buah ini termasuk jenis tanaman umbi-umbian yang menyerupai kentang yang berwarna ungu kemerahan. Biasanya orang-orang hanya mengonsumsi bagian akarnya saja. Namun, daun pada tanaman ini ternyata juga bisa dikonsumsi. Daunnya mengandung berbagai serat utama, kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin K. Kita bisa mengolahnya dengan cara ditumis, rasanya hampir sama seperti kangkung. 4. Kulit semangka Semangka sering disajikan sebagai es buah atau rujak. Buahnya mengandung banyak air sehingga cocok dikonsumsi ketika cuaca panas. Kandungan asam amino yang disebut L-citruline dapat meningkatkan kinerja otot dan mengurangi nyeri pada otot. Selain itu, citruline juga berperan dalam menghilangkan nitrogen dalam darah. Tapi ternyata, kandungan asam amino tersebut tidak hanya ada di bagian buahnya saja, bagian kulit semangka pun mengandung nutrisi yang sama. 5. Daun lobak Sama seperti daun buah bit, daun lobak juga bisa dikonsumsi dengan cara ditumis. Daun tersebut mengandung banyak vitamin A, vitamin K, zat besi, kalium, dan berbagai sumber serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, mulai sekarang lebih baik mengonsumsi kedua bagian tersebut beserta daun dan akarnya untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan tubuh. 6. Kulit kentang Pernahkah kamu perhatikan, kebanyakan rumah makan menyajikan masakan kentang yang kulitya tidak dibersihkan? Ternyata, ini dilakukan agar kandungan vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, kalium, dan nutrisi lainnya tidak terbuang sia-sia. Mulai sekarang kamu bisa mengolah berbagai masakan dari kentang tanpa dibersihkan kulitnya. Namun, pastikan mencucinya sampai benar-benar bersih. 7. Biji labu kuning Ketika memotong buah labu kuning, ada banyak biji di dalamnya seperti buah melon. Selain buahnya, biji labu kuning ternyata juga bisa dikonsumsi. Biji labu tersebut mengandung magnesium, zat besi, protein, dan fitosterol yang bisa menurunkan kadar kolesterol buruk dan mencegah berbagai penyakit seperti penyakit jantung, osteoporosis, dan sakit kepala. 8. Batang bayam Sering kali bayam dibuat sayur dan sebagian besar batangnya dibuang. Perlu kamu tahu, batang bayam mengandung lebih banyak serat daripada daunnya dan kandungan gizinya sama besar. Untuk itu, jangan sisihkan seluruh bagian batang bayam saat dijadikan sayur. 9. Batang brokoli Sayuran hijau ini sering direkomendasikan untuk dikonsumsi karena khasiat brokoli yang baik untuk kesehatan. Sebagian besar kreasi brokoli hanya memanfaatkan bagian kepala bunganya saja. Padahal bagian batangnya juga mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang sayang sekali bila dilewatkan. Walaupun sedikit keras, kamu bisa memotongnya menjadi beberapa bagian, supaya mudah dimakan dan diolah bersamaan dengan bagian kepala bunga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagian Buah dan Sayur yang Sering Dibuang, Padahal Banyak Manfaatnya", http://lifestyle.kompas.com/read/2018/02/27/162920820/bagian-buah-dan-sayur-yang-sering-dibuang-padahal-banyak-manfaatnya.

Editor : Wisnubrata
9. Batang brokoli Sayuran hijau ini sering direkomendasikan untuk dikonsumsi karena khasiat brokoli yang baik untuk kesehatan. Sebagian besar kreasi brokoli hanya memanfaatkan bagian kepala bunganya saja. Padahal bagian batangnya juga mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang sayang sekali bila dilewatkan. Walaupun sedikit keras, kamu bisa memotongnya menjadi beberapa bagian, supaya mudah dimakan dan diolah bersamaan dengan bagian kepala bunga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagian Buah dan Sayur yang Sering Dibuang, Padahal Banyak Manfaatnya", http://lifestyle.kompas.com/read/2018/02/27/162920820/bagian-buah-dan-sayur-yang-sering-dibuang-padahal-banyak-manfaatnya.

Editor : Wisnubrata
Buah dan sayur adalah sumber nutrisi yang baik dan penting bagi tubuh. Namun banyak dari kita yang hanya mengambil bagian daging buahnya saja untuk dimakan. Begitu pun dengan sayur. Padahal bagian batang, akar, biji, atau kulitnya bisa kita konsumsi dan ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah daftar bagian buah dan sayur yang ternyata baik untuk kesehatan. 1. Kulit apel Saat Anda masih kecil, orangtua kita mungkin terbiasa menyajikan buah apel yang sudah dibersihkan kulitnya sebagai camilan. Ini dilakukan karena kulitnya sering kali agak keras dan sulit hancur ketika dikunyah. Namun, kita perlu tahu bahwa kulit apel mengandung quercetin, yaitu antioksidan yang menjaga kesehatan paru-paru dan otak. Selain itu, apel yang dimakan bersamaan dengan kulitnya mengandung lebih banyak serat dan vitamin dibanding hanya memakan apel yang sudah dibersihkan kulitnya. Bila tidak menyukai teksturnya yang keras, kamu bisa menikmati buah apel sekaligus dengan kulitnya dengan cara dibuat jus. Ini akan lebih mudah disantap dan rasanya tentu tetap nikmat. Namun, pastikan buahnya sudah dicuci bersih. 2. Kulit buah sitrus Ada banyak jenis buah sitrus, seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan masih banyak lagi. Sering kali kita membuang bagian kulit itu karena dianggap tidak layak untuk dimakan. Namun, dilansir dari Hufftington Post, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004 menunjukkan bahwa kulit buah sitrus lebih ampuh menurunkan kolesterol dibanding dengan beberapa obat yang diresepkan oleh dokter. Senyawa flavon polmoksilasi berguna untuk mencegah penyakit jantung dan peradangan di tubuh. Rasanya memang pahit bila kita memakannya langsung, jadi kita bisa mengolahnya terlebih dahulu. Caranya, rendam bagian kulit jeruk di dalam air, potong sesuai keinginan, dan campurkan pada menu masakan yang akan kita buat. 3. Daun buah bit Mungkin hanya sedikit orang yang tahu tentang buah bit. Buah ini termasuk jenis tanaman umbi-umbian yang menyerupai kentang yang berwarna ungu kemerahan. Biasanya orang-orang hanya mengonsumsi bagian akarnya saja. Namun, daun pada tanaman ini ternyata juga bisa dikonsumsi. Daunnya mengandung berbagai serat utama, kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin K. Kita bisa mengolahnya dengan cara ditumis, rasanya hampir sama seperti kangkung. 4. Kulit semangka Semangka sering disajikan sebagai es buah atau rujak. Buahnya mengandung banyak air sehingga cocok dikonsumsi ketika cuaca panas. Kandungan asam amino yang disebut L-citruline dapat meningkatkan kinerja otot dan mengurangi nyeri pada otot. Selain itu, citruline juga berperan dalam menghilangkan nitrogen dalam darah. Tapi ternyata, kandungan asam amino tersebut tidak hanya ada di bagian buahnya saja, bagian kulit semangka pun mengandung nutrisi yang sama. 5. Daun lobak Sama seperti daun buah bit, daun lobak juga bisa dikonsumsi dengan cara ditumis. Daun tersebut mengandung banyak vitamin A, vitamin K, zat besi, kalium, dan berbagai sumber serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, mulai sekarang lebih baik mengonsumsi kedua bagian tersebut beserta daun dan akarnya untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan tubuh. 6. Kulit kentang Pernahkah kamu perhatikan, kebanyakan rumah makan menyajikan masakan kentang yang kulitya tidak dibersihkan? Ternyata, ini dilakukan agar kandungan vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, kalium, dan nutrisi lainnya tidak terbuang sia-sia. Mulai sekarang kamu bisa mengolah berbagai masakan dari kentang tanpa dibersihkan kulitnya. Namun, pastikan mencucinya sampai benar-benar bersih. 7. Biji labu kuning Ketika memotong buah labu kuning, ada banyak biji di dalamnya seperti buah melon. Selain buahnya, biji labu kuning ternyata juga bisa dikonsumsi. Biji labu tersebut mengandung magnesium, zat besi, protein, dan fitosterol yang bisa menurunkan kadar kolesterol buruk dan mencegah berbagai penyakit seperti penyakit jantung, osteoporosis, dan sakit kepala. 8. Batang bayam Sering kali bayam dibuat sayur dan sebagian besar batangnya dibuang. Perlu kamu tahu, batang bayam mengandung lebih banyak serat daripada daunnya dan kandungan gizinya sama besar. Untuk itu, jangan sisihkan seluruh bagian batang bayam saat dijadikan sayur. 9. Batang brokoli Sayuran hijau ini sering direkomendasikan untuk dikonsumsi karena khasiat brokoli yang baik untuk kesehatan. Sebagian besar kreasi brokoli hanya memanfaatkan bagian kepala bunganya saja. Padahal bagian batangnya juga mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang sayang sekali bila dilewatkan. Walaupun sedikit keras, kamu bisa memotongnya menjadi beberapa bagian, supaya mudah dimakan dan diolah bersamaan dengan bagian kepala bunga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagian Buah dan Sayur yang Sering Dibuang, Padahal Banyak Manfaatnya", http://lifestyle.kompas.com/read/2018/02/27/162920820/bagian-buah-dan-sayur-yang-sering-dibuang-padahal-banyak-manfaatnya.

Editor : Wisnubrata
Buah dan sayur adalah sumber nutrisi yang baik dan penting bagi tubuh. Namun banyak dari kita yang hanya mengambil bagian daging buahnya saja untuk dimakan. Begitu pun dengan sayur. Padahal bagian batang, akar, biji, atau kulitnya bisa kita konsumsi dan ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah daftar bagian buah dan sayur yang ternyata baik untuk kesehatan. 1. Kulit apel Saat Anda masih kecil, orangtua kita mungkin terbiasa menyajikan buah apel yang sudah dibersihkan kulitnya sebagai camilan. Ini dilakukan karena kulitnya sering kali agak keras dan sulit hancur ketika dikunyah. Namun, kita perlu tahu bahwa kulit apel mengandung quercetin, yaitu antioksidan yang menjaga kesehatan paru-paru dan otak. Selain itu, apel yang dimakan bersamaan dengan kulitnya mengandung lebih banyak serat dan vitamin dibanding hanya memakan apel yang sudah dibersihkan kulitnya. Bila tidak menyukai teksturnya yang keras, kamu bisa menikmati buah apel sekaligus dengan kulitnya dengan cara dibuat jus. Ini akan lebih mudah disantap dan rasanya tentu tetap nikmat. Namun, pastikan buahnya sudah dicuci bersih. 2. Kulit buah sitrus Ada banyak jenis buah sitrus, seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan masih banyak lagi. Sering kali kita membuang bagian kulit itu karena dianggap tidak layak untuk dimakan. Namun, dilansir dari Hufftington Post, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004 menunjukkan bahwa kulit buah sitrus lebih ampuh menurunkan kolesterol dibanding dengan beberapa obat yang diresepkan oleh dokter. Senyawa flavon polmoksilasi berguna untuk mencegah penyakit jantung dan peradangan di tubuh. Rasanya memang pahit bila kita memakannya langsung, jadi kita bisa mengolahnya terlebih dahulu. Caranya, rendam bagian kulit jeruk di dalam air, potong sesuai keinginan, dan campurkan pada menu masakan yang akan kita buat. 3. Daun buah bit Mungkin hanya sedikit orang yang tahu tentang buah bit. Buah ini termasuk jenis tanaman umbi-umbian yang menyerupai kentang yang berwarna ungu kemerahan. Biasanya orang-orang hanya mengonsumsi bagian akarnya saja. Namun, daun pada tanaman ini ternyata juga bisa dikonsumsi. Daunnya mengandung berbagai serat utama, kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin K. Kita bisa mengolahnya dengan cara ditumis, rasanya hampir sama seperti kangkung. 4. Kulit semangka Semangka sering disajikan sebagai es buah atau rujak. Buahnya mengandung banyak air sehingga cocok dikonsumsi ketika cuaca panas. Kandungan asam amino yang disebut L-citruline dapat meningkatkan kinerja otot dan mengurangi nyeri pada otot. Selain itu, citruline juga berperan dalam menghilangkan nitrogen dalam darah. Tapi ternyata, kandungan asam amino tersebut tidak hanya ada di bagian buahnya saja, bagian kulit semangka pun mengandung nutrisi yang sama. 5. Daun lobak Sama seperti daun buah bit, daun lobak juga bisa dikonsumsi dengan cara ditumis. Daun tersebut mengandung banyak vitamin A, vitamin K, zat besi, kalium, dan berbagai sumber serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, mulai sekarang lebih baik mengonsumsi kedua bagian tersebut beserta daun dan akarnya untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan tubuh. 6. Kulit kentang Pernahkah kamu perhatikan, kebanyakan rumah makan menyajikan masakan kentang yang kulitya tidak dibersihkan? Ternyata, ini dilakukan agar kandungan vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, kalium, dan nutrisi lainnya tidak terbuang sia-sia. Mulai sekarang kamu bisa mengolah berbagai masakan dari kentang tanpa dibersihkan kulitnya. Namun, pastikan mencucinya sampai benar-benar bersih. 7. Biji labu kuning Ketika memotong buah labu kuning, ada banyak biji di dalamnya seperti buah melon. Selain buahnya, biji labu kuning ternyata juga bisa dikonsumsi. Biji labu tersebut mengandung magnesium, zat besi, protein, dan fitosterol yang bisa menurunkan kadar kolesterol buruk dan mencegah berbagai penyakit seperti penyakit jantung, osteoporosis, dan sakit kepala. 8. Batang bayam Sering kali bayam dibuat sayur dan sebagian besar batangnya dibuang. Perlu kamu tahu, batang bayam mengandung lebih banyak serat daripada daunnya dan kandungan gizinya sama besar. Untuk itu, jangan sisihkan seluruh bagian batang bayam saat dijadikan sayur. 9. Batang brokoli Sayuran hijau ini sering direkomendasikan untuk dikonsumsi karena khasiat brokoli yang baik untuk kesehatan. Sebagian besar kreasi brokoli hanya memanfaatkan bagian kepala bunganya saja. Padahal bagian batangnya juga mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang sayang sekali bila dilewatkan. Walaupun sedikit keras, kamu bisa memotongnya menjadi beberapa bagian, supaya mudah dimakan dan diolah bersamaan dengan bagian kepala bunga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagian Buah dan Sayur yang Sering Dibuang, Padahal Banyak Manfaatnya", http://lifestyle.kompas.com/read/2018/02/27/162920820/bagian-buah-dan-sayur-yang-sering-dibuang-padahal-banyak-manfaatnya.

Editor : Wisnubrata
Buah dan sayur adalah sumber nutrisi yang baik dan penting bagi tubuh. Namun banyak dari kita yang hanya mengambil bagian daging buahnya saja untuk dimakan. Begitu pun dengan sayur. Padahal bagian batang, akar, biji, atau kulitnya bisa kita konsumsi dan ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah daftar bagian buah dan sayur yang ternyata baik untuk kesehatan. 1. Kulit apel Saat Anda masih kecil, orangtua kita mungkin terbiasa menyajikan buah apel yang sudah dibersihkan kulitnya sebagai camilan. Ini dilakukan karena kulitnya sering kali agak keras dan sulit hancur ketika dikunyah. Namun, kita perlu tahu bahwa kulit apel mengandung quercetin, yaitu antioksidan yang menjaga kesehatan paru-paru dan otak. Selain itu, apel yang dimakan bersamaan dengan kulitnya mengandung lebih banyak serat dan vitamin dibanding hanya memakan apel yang sudah dibersihkan kulitnya. Bila tidak menyukai teksturnya yang keras, kamu bisa menikmati buah apel sekaligus dengan kulitnya dengan cara dibuat jus. Ini akan lebih mudah disantap dan rasanya tentu tetap nikmat. Namun, pastikan buahnya sudah dicuci bersih. 2. Kulit buah sitrus Ada banyak jenis buah sitrus, seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan masih banyak lagi. Sering kali kita membuang bagian kulit itu karena dianggap tidak layak untuk dimakan. Namun, dilansir dari Hufftington Post, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004 menunjukkan bahwa kulit buah sitrus lebih ampuh menurunkan kolesterol dibanding dengan beberapa obat yang diresepkan oleh dokter. Senyawa flavon polmoksilasi berguna untuk mencegah penyakit jantung dan peradangan di tubuh. Rasanya memang pahit bila kita memakannya langsung, jadi kita bisa mengolahnya terlebih dahulu. Caranya, rendam bagian kulit jeruk di dalam air, potong sesuai keinginan, dan campurkan pada menu masakan yang akan kita buat. 3. Daun buah bit Mungkin hanya sedikit orang yang tahu tentang buah bit. Buah ini termasuk jenis tanaman umbi-umbian yang menyerupai kentang yang berwarna ungu kemerahan. Biasanya orang-orang hanya mengonsumsi bagian akarnya saja. Namun, daun pada tanaman ini ternyata juga bisa dikonsumsi. Daunnya mengandung berbagai serat utama, kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin K. Kita bisa mengolahnya dengan cara ditumis, rasanya hampir sama seperti kangkung. 4. Kulit semangka Semangka sering disajikan sebagai es buah atau rujak. Buahnya mengandung banyak air sehingga cocok dikonsumsi ketika cuaca panas. Kandungan asam amino yang disebut L-citruline dapat meningkatkan kinerja otot dan mengurangi nyeri pada otot. Selain itu, citruline juga berperan dalam menghilangkan nitrogen dalam darah. Tapi ternyata, kandungan asam amino tersebut tidak hanya ada di bagian buahnya saja, bagian kulit semangka pun mengandung nutrisi yang sama. 5. Daun lobak Sama seperti daun buah bit, daun lobak juga bisa dikonsumsi dengan cara ditumis. Daun tersebut mengandung banyak vitamin A, vitamin K, zat besi, kalium, dan berbagai sumber serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, mulai sekarang lebih baik mengonsumsi kedua bagian tersebut beserta daun dan akarnya untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan tubuh. 6. Kulit kentang Pernahkah kamu perhatikan, kebanyakan rumah makan menyajikan masakan kentang yang kulitya tidak dibersihkan? Ternyata, ini dilakukan agar kandungan vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, kalium, dan nutrisi lainnya tidak terbuang sia-sia. Mulai sekarang kamu bisa mengolah berbagai masakan dari kentang tanpa dibersihkan kulitnya. Namun, pastikan mencucinya sampai benar-benar bersih. 7. Biji labu kuning Ketika memotong buah labu kuning, ada banyak biji di dalamnya seperti buah melon. Selain buahnya, biji labu kuning ternyata juga bisa dikonsumsi. Biji labu tersebut mengandung magnesium, zat besi, protein, dan fitosterol yang bisa menurunkan kadar kolesterol buruk dan mencegah berbagai penyakit seperti penyakit jantung, osteoporosis, dan sakit kepala. 8. Batang bayam Sering kali bayam dibuat sayur dan sebagian besar batangnya dibuang. Perlu kamu tahu, batang bayam mengandung lebih banyak serat daripada daunnya dan kandungan gizinya sama besar. Untuk itu, jangan sisihkan seluruh bagian batang bayam saat dijadikan sayur. 9. Batang brokoli Sayuran hijau ini sering direkomendasikan untuk dikonsumsi karena khasiat brokoli yang baik untuk kesehatan. Sebagian besar kreasi brokoli hanya memanfaatkan bagian kepala bunganya saja. Padahal bagian batangnya juga mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang sayang sekali bila dilewatkan. Walaupun sedikit keras, kamu bisa memotongnya menjadi beberapa bagian, supaya mudah dimakan dan diolah bersamaan dengan bagian kepala bunga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagian Buah dan Sayur yang Sering Dibuang, Padahal Banyak Manfaatnya", http://lifestyle.kompas.com/read/2018/02/27/162920820/bagian-buah-dan-sayur-yang-sering-dibuang-padahal-banyak-manfaatnya.

Editor : Wisnubrata
Buah dan sayur adalah sumber nutrisi yang baik dan penting bagi tubuh. Namun banyak dari kita yang hanya mengambil bagian daging buahnya saja untuk dimakan. Begitu pun dengan sayur. Padahal bagian batang, akar, biji, atau kulitnya bisa kita konsumsi dan ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah daftar bagian buah dan sayur yang ternyata baik untuk kesehatan. 1. Kulit apel Saat Anda masih kecil, orangtua kita mungkin terbiasa menyajikan buah apel yang sudah dibersihkan kulitnya sebagai camilan. Ini dilakukan karena kulitnya sering kali agak keras dan sulit hancur ketika dikunyah. Namun, kita perlu tahu bahwa kulit apel mengandung quercetin, yaitu antioksidan yang menjaga kesehatan paru-paru dan otak. Selain itu, apel yang dimakan bersamaan dengan kulitnya mengandung lebih banyak serat dan vitamin dibanding hanya memakan apel yang sudah dibersihkan kulitnya. Bila tidak menyukai teksturnya yang keras, kamu bisa menikmati buah apel sekaligus dengan kulitnya dengan cara dibuat jus. Ini akan lebih mudah disantap dan rasanya tentu tetap nikmat. Namun, pastikan buahnya sudah dicuci bersih. 2. Kulit buah sitrus Ada banyak jenis buah sitrus, seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan masih banyak lagi. Sering kali kita membuang bagian kulit itu karena dianggap tidak layak untuk dimakan. Namun, dilansir dari Hufftington Post, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004 menunjukkan bahwa kulit buah sitrus lebih ampuh menurunkan kolesterol dibanding dengan beberapa obat yang diresepkan oleh dokter. Senyawa flavon polmoksilasi berguna untuk mencegah penyakit jantung dan peradangan di tubuh. Rasanya memang pahit bila kita memakannya langsung, jadi kita bisa mengolahnya terlebih dahulu. Caranya, rendam bagian kulit jeruk di dalam air, potong sesuai keinginan, dan campurkan pada menu masakan yang akan kita buat. 3. Daun buah bit Mungkin hanya sedikit orang yang tahu tentang buah bit. Buah ini termasuk jenis tanaman umbi-umbian yang menyerupai kentang yang berwarna ungu kemerahan. Biasanya orang-orang hanya mengonsumsi bagian akarnya saja. Namun, daun pada tanaman ini ternyata juga bisa dikonsumsi. Daunnya mengandung berbagai serat utama, kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin K. Kita bisa mengolahnya dengan cara ditumis, rasanya hampir sama seperti kangkung. 4. Kulit semangka Semangka sering disajikan sebagai es buah atau rujak. Buahnya mengandung banyak air sehingga cocok dikonsumsi ketika cuaca panas. Kandungan asam amino yang disebut L-citruline dapat meningkatkan kinerja otot dan mengurangi nyeri pada otot. Selain itu, citruline juga berperan dalam menghilangkan nitrogen dalam darah. Tapi ternyata, kandungan asam amino tersebut tidak hanya ada di bagian buahnya saja, bagian kulit semangka pun mengandung nutrisi yang sama. 5. Daun lobak Sama seperti daun buah bit, daun lobak juga bisa dikonsumsi dengan cara ditumis. Daun tersebut mengandung banyak vitamin A, vitamin K, zat besi, kalium, dan berbagai sumber serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, mulai sekarang lebih baik mengonsumsi kedua bagian tersebut beserta daun dan akarnya untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan tubuh. 6. Kulit kentang Pernahkah kamu perhatikan, kebanyakan rumah makan menyajikan masakan kentang yang kulitya tidak dibersihkan? Ternyata, ini dilakukan agar kandungan vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, kalium, dan nutrisi lainnya tidak terbuang sia-sia. Mulai sekarang kamu bisa mengolah berbagai masakan dari kentang tanpa dibersihkan kulitnya. Namun, pastikan mencucinya sampai benar-benar bersih. 7. Biji labu kuning Ketika memotong buah labu kuning, ada banyak biji di dalamnya seperti buah melon. Selain buahnya, biji labu kuning ternyata juga bisa dikonsumsi. Biji labu tersebut mengandung magnesium, zat besi, protein, dan fitosterol yang bisa menurunkan kadar kolesterol buruk dan mencegah berbagai penyakit seperti penyakit jantung, osteoporosis, dan sakit kepala. 8. Batang bayam Sering kali bayam dibuat sayur dan sebagian besar batangnya dibuang. Perlu kamu tahu, batang bayam mengandung lebih banyak serat daripada daunnya dan kandungan gizinya sama besar. Untuk itu, jangan sisihkan seluruh bagian batang bayam saat dijadikan sayur. 9. Batang brokoli Sayuran hijau ini sering direkomendasikan untuk dikonsumsi karena khasiat brokoli yang baik untuk kesehatan. Sebagian besar kreasi brokoli hanya memanfaatkan bagian kepala bunganya saja. Padahal bagian batangnya juga mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang sayang sekali bila dilewatkan. Walaupun sedikit keras, kamu bisa memotongnya menjadi beberapa bagian, supaya mudah dimakan dan diolah bersamaan dengan bagian kepala bunga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagian Buah dan Sayur yang Sering Dibuang, Padahal Banyak Manfaatnya", http://lifestyle.kompas.com/read/2018/02/27/162920820/bagian-buah-dan-sayur-yang-sering-dibuang-padahal-banyak-manfaatnya.

Editor : Wisnubrata

0 komentar: