Rabu, 21 Februari 2018

Musim Haji 2018, Jemaah Haji Asal Jabar Berangkat dari Bandara Kertajati


Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang berada di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka ditargetkan bisa beroperasi pertama kalinya untuk embarkasi haji Jawa Barat pada Juni 2018 mendatang.

Hal ini sesuai harapan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Seperti dilansir pojoksatu.id, pemberangkatan jemaah haji kloter pertama asal Jawa Barat bisa berangkat melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau bandara Kertajati. Oleh karena itu ia ingin pembangunan proyek ini bisa dipercepat.

Aher menuturkan, dalam proses penyelesaian, telah dibangun runway dan penyelesaian konstruksi terminal.

Bandara Kertajati atau BIJB ini akan di soft launching pada Mei 2018 mendatang sehingga pada 15 Juli 2018 bisa digunakan untuk pemberangkatan haji kloter pertama.

“Softlaunching Mei, kemudian grandlaunching Juni, dan berangkat haji kloter pertama 15 Juli,” jelasnya.

Disebutkan jumlah jemaah haji di Jawa Barat sudah mencapai 39.000 orang per tahunnya. Sedangkan, terminal BIJB bisa menampung 5,6 juta penumpang dalam waktu satu tahun.

“Jadi kan masyarakat yang berasal dari Ciamis nggak jauh lagi ke Cengkareng. Yang dari Pangandaran biasanya 12 jam ke cengkareng 2,5 jam baru sampai,” ujarnya.

Untuk aksesnya, kata Aher, bisa masuk melalui tol Cipali, Cisumdawu dan Cileunyi. Namun untuk akses ke Cisumdawu masih harus molor satu tahun lagi.

Adapun Aher menuturkan ada tambahan runway seluas 500 meter sehingga menambah pembiayaan dari sisi darat. Selain itu, pihaknya juga sudah menyerahkan lahan milik Pemprov seluas 1.000 hektar dengan nilai Rp 1,2 triliun.

“Jadi total investasinya Rp 2,6 Triliun. Sisi udara Rp 875 miliar, ditambah 500 meter itu jadi Rp 350 miliar. Ditambah airnav untuk navigasi Rp 1 triliun,” jelasnya.

0 komentar: