Jumat, 09 November 2018

Tips Sederhana Mengelola Stok Barang Di Gudang



Bagi para pebisnis khususnya di bidang furniture pasti akan sangat membutuhkan gudang untuk menyimpan stok barangnya. Gudang menjadi sebuah sistem logistik dari yang berfungsi untuk menyimpan produk. Dengan menyimpan barang di gudang,aktifitas jual furniture kantor akan lebih mudah, lengkap dan banyak pilihan model. Mengelola stok barang merupakan sebuah tantangan terbesar bagi para pembisnis. Jika jumlah barang yang di stok sedikit, tentunya akan lebih mudah untuk dikelola.

Namun lain halnya saat bisnis mulai berkembang dan barang akan bertambah terus sehingga stok barang yang dikelola akan lebih banyak. Mengelola barang yang begitu banyak tidaklah mudah. Meskipun kelihatannya sederhana namun jika dikerjakan membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih. Pengelolaan stok barang yang tidak efisien akan menghasilkan kerugian bagi bisnis. Jika anda tidak mengelola stok barang dengan baik maka kemungkinan hal-hal seperti kekurangan, kelebihan bahkan kehilangan barang akan terjadi.

Dalam melaksanakan pengelolaan barang juga harus dilakukan secara terliti dan benar. Untuk menghindari kerugian terhadap bisnis anda, berikut tips sederhana dalam mengelola stok barang

1. Atur tempat penyimpanan agar lebih efisien

Tempat penyimpanan yang baik dimulai dari menata barang agar menjadi lebih rapi. Ketika menyusun barang-barang dengan teratur, saat mengambil barang akan lebih mudah. Hal ini juga dapat meminimalisir kemungkinan rusak pada barang.

2. Berikan warna di setiap barang

Setelah menyusun rapih barang-barang yang ingin disimpan, anda bisa memberikan warna pada setiap barang. Warna yang berbeda-beda pada setiap barang akan memudahkan proses pengelolaan barang. Sehingga saat melakukan pengelolaan tidak pelu melihat secara detail tentang deskripsi barang. Anda hanya perlu menyusun barang sesuai dengan warna

3. Membuat daftar dan jumlah stok barang

Saat anda ingin menyimpan barang keperluan bisnis anda, wajib untuk membuat daftar dan jumlah stok barang, hal ini berguna untuk mengontrol aktivitas inventaris. Dengan membuat daftar dan jumlah stok barang, anda bisa menganalisis barang yang sering terjual dan yang tidak terlalu laku di pasaran. Hal yang bisa anda lakukan dalam membuat daftar dan jumlah stok barang yaitu dengan mencatat setiap pergerakan keluar-masuk barang. Pencatatanya dapat anda lakukan dengan cara tradisonal dengan melalui formulir atau dengan menggunakan inventory management system.

4. Memperkirakan pergerakan stok barang (Forecasting)

Setelah mengumpulkan data input dan output barang, selanjutnya yang harus dilakuka yaitu membuat forecast atau perkiraan persediaan stok barang berupa jumlah persedian yang dibutuhkan. Tahap ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan, apalagi anda mempunyai jenis produk yang bermacam-macam. Sehingga hal ini akan menjadi sulit karena dalam langkah ini anda harus menentukan jumlah per item.





0 komentar: