Kamis, 06 Desember 2018

Waspadai Bahan Berbahaya Ini dalam Suplemen Diet Anda


Penelitian baru memperingatkan adanya suplemen yang mengandung stimulan kardiovaskular berbahaya yang dikenal sebagai higenamine. Sebuah penelitian terbaru tentang penurunan berat badan dan olahraga / suplemen energi menemukan adanya bahan yang tak terduga dan dosis yang tidak akurat dari stimulan kardiovaskular yang berbahaya. Itu dikenal dengan nama higenamine, yang juga menggunakan nama “norcoclaurine” dan “demethylcoclaurine.”

Dua tahun yang lalu World Anti-Doping Agency (WADA) melarang higenamine untuk digunakan dalam olahraga. Studi independen dilakukan oleh para ilmuwan di organisasi kesehatan masyarakat global NSF International, Harvard Medical Schoo dan Institut Nasional untuk Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan (RIVM) di Belanda.

"Kami mendesak atlet yang kompetitif dan amatir serta konsumen umum untuk berpikir dua kali sebelum mengonsumsi produk yang mengandung higenamine,” kata John Travis, peneliti riset senior di NSF International dan rekan penulis studi tersebut, seperti dilansir laman Care2, Selasa (4/12).

Di luar risiko doping untuk atlet, beberapa produk ini mengandung dosis stimulan yang sangat tinggi dengan keamanan yang tidak diketahui dan risiko kardiovaskular potensial ketika dikonsumsi.

"Apa yang telah kami pelajari dari penelitian ini adalah bahwa seringkali tidak ada cara bagi konsumen untuk mengetahui berapa banyak higenamin sebenarnya dalam produk yang mereka konsumsi," jelas Travis.

Para peneliti menganalisis 24 suplemen siap pakai, sebagian besar dijual sebagai suplemen untuk menurunkan berat badan dan energi, yang termasuk higenamine dalam bahan mereka.  Dari 24 produk yang diuji, hanya lima di antaranya yang mencatat jumlah spesifik higenamine pada label dan tidak satupun dari jumlah itu akurat.

Berdasarkan petunjuk berlabel untuk digunakan, konsumen bisa terpapar hingga 110 mg higenamine setiap hari.

"Beberapa tanaman, seperti ephedra, mengandung stimulan. Jika Anda mengambil terlalu banyak stimulan yang ditemukan di ephedra, maka hal itu bisa memiliki konsekuensi yang mengancam jiwa," kata Dr. Pieter Cohen, Associate Professor of Medicine di Harvard Medical School dan rekan penulis studi ini.

Demikian pula, higenamine adalah stimulan yang ditemukan pada tumbuhan. Ketika datang ke higenamine, kita belum tahu pasti apa pengaruh dosis tinggi dalam tubuh manusia, tetapi serangkaian studi awal menunjukkan bahwa itu mungkin memiliki efek mendalam pada jantung dan organ lainnya. 
 
 
 
 
(fny/jpnn)
 

0 komentar: